Ayam Woku Manado

Manado pada umumnya merupakan salah satu tempat dengan berbaga jenis hidangan pedas, mulai dari rica-rica, dabu-dabu, tinoransak, hingga woku. Yang saya suka dari masakan Manado adalah rasa pedasnya selalu seimbang dengan kesegarannya, baik dari penggunaan daun jeruk, serai, tomat, atau dalam hal woku, daun kemangi. Perhatikan bahwa kemangi berbeda dengan daun basil. Anda kemungkinan besar akan menemukan beberapa bahannya bisa didapatkan oleh beberapa pedagang dan supermarket dengan mudah.

Hidangan woku menggunakan campuran rempah segar yang membuatnya cukup aromatik. Jahe dan cabai menambah sedikit pedas dan tomat membuat hidangan lebih ringan dan segar. Secara tradisional, setelah tumis semua bumbu Anda bisa bisa masukan daging kedalam panci. Namun karena sulitnya mencari daun di luar Sulawesi, maka proses memasaknya akan kami hentikan di pot. Meski begitu, cita rasanya tetap sangat enak. Ayam woku paling enak dinikmati dengan nasi yang banyak.

Bahan yang disiapkan

Bahan utama

1 ekor ayam (sekitar 1 kilogram), potong 12 bagian
5 lembar daun jeruk remas hingga mengeluarkan aroma
1-2 lembar daun pandan potong menjadi beberapa bagian
2 serai geprek
2 sendok teh garam dan gula
1 buah tomat, potong kecil-kecil
2 daun bawang iris tipis
5 sendok makan perasan air lemon
750 ml air mineral
daun kemangi
minyak goreng

Bahan yang dihaluskan

10 bawang merah
3 cabai merah
4 buah cabai rawit merah
2 sampai 5 cabai rawit merah
8 kemiri
2 inci kunyit
2 inci jahe

Langkah memasak

1. Panaskan minyak dalam panci dan tumis bumbu halus, daun jeruk purut, daun pandan, dan serai hingga harum. Sekitar 4 sampai 5 menit.
2. Tambahkan potongan ayam dan masak hingga tidak lagi berwarna merah muda.
3. berikan bumbu tambahan lainnya seperti garam, gula, dan air. Didihkan, dan lanjutkan memasak sampai ayam benar-benar matang. Sesuaikan garam dan gula sesuai kebutuhan.
4. Tambahkan irisan tomat, daun bawang, daun kemangi dan juga air lemon. Aduk dan masak hingga daun kemangi sedikit layu. Matikan api, pindahkan ke mangkuk saji, dan hiasi dengan daun yang sudah disiapkan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *